skip to main | skip to sidebar

About me

My Photo
winda wahyuni
samarinda, Indonesia
a doctor who love coffee, stationery, culinary and her job
View my complete profile

tinggalkan jejak disini

Facebook Badge

Winda Wahyuni

Create Your Badge

instagram

to my bday

Daisypath Happy Birthday tickers

recent comment

arsip

  • ▼ 2014 (1)
    • ▼ September (1)
      • hallo..update after a year
  • ► 2013 (3)
    • ► November (2)
    • ► October (1)
  • ► 2012 (5)
    • ► March (1)
    • ► February (1)
    • ► January (3)
  • ► 2011 (23)
    • ► December (4)
    • ► October (1)
    • ► August (1)
    • ► July (17)

Labels

  • curcol (11)
  • daily life (1)
  • doctor life (2)
  • etc (2)
  • holiday (5)
  • koas (5)
  • kuliner (6)
  • medical (2)
  • movie (1)
  • music (1)
  • nyampah (4)
  • shopping (2)

friends

  • akbar nursyahbani
  • annisa sekar palupi
  • dimas yusuf
  • dinda saraswati murniastuti
  • farrah satiti
  • mohamad nasip
  • rizki armeilia
  • syifa armenda
  • tyzha inandia
  • yusnita yunus

click this

  • 9gag
  • cheesy chow
  • chocomelt
  • desire to inspire
  • dr.B's journal
  • fuck yeah mahasiswa
  • hot chocolate and mint
  • ibu rumah tangga gak ada kerjaan
  • jagoan movies
  • malesbanget.com
  • my tumblr :)
  • nguping jakarta
  • the disclosure diary of mine
  • the naked traveler
  • tummy teaser

Followers

who are you?

private and personal

when social networks is no longer fun, this is where to run

Showing posts with label koas. Show all posts
Showing posts with label koas. Show all posts

12 October 2011

bye bye koas, hello ukdi

setelah lama dianggurin, akhirnya saya balik lagi ke blog ini
kalo ibarat rumah, ya selayaknya rumah yang ditinggal mudik 2 bulan lah, pasti debuan + jamuran
tapi mau gmana lagi, 2-3 bulan ini adalah fase2 terakhir koass saya dan bisa dibilang juga sebagai fase tersibuk dan ter-ribet karena harus diisi dengan urus sana urus sini segala macem administrasi dan persyaratan lulus koass
dan tertanggal 7 oktober 2011 kemaren ini saya resmi selesai koass dan lulus yudisium dokter
alhamdulillah yahh *ala our queen S ;)

tapi eh tapi...bukan berarti udah jadi dokter resmi loh
kami masih harus ujian lagi sodara sodara di bulan november ini..dan ujiannya ini sifatnya nasional
aaahh, kami pikir spmb adalah ujian terakhir kami yg pake acara embel2 nasional
ternyata masih ada yang namanya UKDI aka ujian kompetensi dokter indonesia
kalo lulus ini barulah kami bisa praktek sebagai dokter
oleh karena itu teman2 mohon doanya ya biar kami semua bisa lulus ukdi..(amiiin)
cukup deh kami kuliah ngabisin waktu 5 tahun lebih ini, semoga ga kehalang yg beginian ya ;)

ujiannya masih 1 bulan lagi dari hari ini teman2, sebenernya masih ada banyak waktu buat belajar ya
tapi eh tapi karena kami ini sudah tua2 ya, sebenernya otak udah agak lemot sih kalo harus belajar lagi ;p
kalo dulu, waktu sma, baca buku latihan spmb mah ayo2 aja, kuat banget yang namanya begadang sampai malem, bahkan bikin kelompok belajar segala
kalo sekarang, mmmm...lebih banyak ngenet atau nonton drama koreanya daripada belajar ;p hihihi

baiklah, saatnya membuka buku lagi *walopun saya yakin pasti cuma tahan maksimal 30 menit
tapi kalo ga berusaha, gmana mau sukses ya? hehehe
oh iya, mau liat berapa banyak buku yg harus saya baca?
nih dia


ada 2 buku tebel dan satu bundel fotokopian yang harus dibaca dalam waktu 1 bulan
baiklah, gabole pesimis, ayok optimis bahan segepok itu bisa selesai..amiiin ya Allah

ps: sempet takjub ternyata ada juga yg jual buku kumpulan soal ukdi. kirain cuma buku uan/spmb doang yg ada ;B

Posted by winda wahyuni at 1:27 PM 0 comments
Labels: holiday, koas

08 August 2011

hanya sedikit manusia

Profesi kesehatan,adalah profesi yang sangat mulia. Profesi yang menurut banyak orang,diminati hanya oleh orang-orang kaya,yang sudah tidak berminat akan gaji dan harta duniawi,dan bertekad menghabiskan sisa hidupnya untuk kemanusiaan.

Hanya sedikit manusia yang mampu benar-benar menjadi tenaga kesehatan,sesuai tuntutan profesi yang dianggap mulia itu,mungkin hanya satu diantara beberapa juta manusia yang sanggup.

Hanya sedikit manusia,yang mungkin mau membayar ratusan juta untuk masuk ke fakultas kedokteran (karena tidak diterima di jalur masuk yang murah),yang tidak berpikiran untuk mendapat pendapatan yang layak dengan biaya sekolahnya.

Hanya sedikit manusia,yang setelah masa kuliah yang panjang dan melelahkan secara fisik dan mental,bisa bersabar untuk tidak segera bekerja mencari nafkah karena direpotkan segala urusan birokrasi.

Hanya sedikit manusia,yang bisa tidak mengeluh,setelah lulus dari fakultas favorit dengan ujian masuk tersulit,tapi masih dianggap tidak kompeten dan masih harus melalui berbagai pembuktian kompetensi yang bukan hanya menghabiskan waktu yang tidak sebentar,tapi juga biaya yang tidak sedikit,sementara teman-teman smanya dulu yang memilih jurusan yang ujian masuknya lebih mudah,sudah bekerja dan bisa dibilang lebih mapan.

Hanya sedikit manusia,yang mampu ditempatkan ke tempat antah berantah,dengan alasan kewajiban kemanusiaan,dengan gaji yang digembar-gemborkan besar(meskipun kenyataannya tidak sampai 30% yang menerima gaji sebesar itu) tapi disuruh berpuasa dulu karena gaji itu baru akan turun entah setelah bulan kesekian.

Hanya sedikit manusia,yang mampu bersabar menjadi tumbal pemerintah,yang tidak sadar bahwa pengobatan murah untuk rakyat itu harusnya dicapai dengan mensubsidi honor tenaga kesehatan,bukannya menginjak-injaknya jadi serendah mungkin dan kemudian setelah ditunggak lama masih dibayar sebagiannya saja.

Hanya sedikit orang,yang mampu ikhlas menerima tudingan malpraktik, meskipun tidak ada yang pernah tahu seberapa berat dia bekerja tanpa tidur,sebelum akhirnya dia melakukan kesalahan yang mungkin sebenarnya manusiawi untuk seorang manusia biasa yang bisa lelah,tapi tidak boleh dilakukan seorang tenaga kesehatan yang haruslah seperti malaikat yang tanpa cela.

Hanya sedikit manusia, yang mampu menahan lelahnya dan dibangunkan tengah malam,karena setiap orang sakit,meskipun itu hanya gatal-gatal,adalah pasien darurat yang harus ditangani saat itu juga.

Hanya sedikit manusia,yang mampu bersabar saat menerima pasien,yang mungkin sudah membayar berpuluh-puluh atau bahkan ratusan juta ke pabrik rokok untuk membeli penyakit,tapi tidak mau mengeluarkan sepeser pun untuk membayar pengobatan,malah menuduh tenaga kesehatan itu adalah makhluk penghisap darah yang mencari keuntungan dari penderitaan orang lain,tanpa sadar pihak mana yang sebenarnya mengambil keuntungan dan membuat dia sakit seperti itu.

Hanya sedikit orang, yang mampu bekerja di klinik swasta, dengan honor ribuan bahkan ratusan rupiah per pasiennya, tapi dapat dituntut ratusan juta apabila terjadi alergi obat(yang kalau dilihat komponen katanya adalah “alergi” yang berasal dari kekebalan tubuh pasien dan “obat” yang diproduksi oleh pabrik obat,tenaga kesehatan sendiri bisa dibilang hampir tidak punya peran dalam alergi obat tersebut).

Hanya sedikit orang,yang bisa menerima keadilan media,dalam memberitakan kasus dugaan malpraktek secara besar-besaran,sementara saat teman sejawatnya meninggal tenggelam saat bertugas ke pedalaman,hanya ditulis di kolom kecil yang pasti tidak menarik perhatian.

Sedikit sekali orang yang mampu untuk menjadi tenaga kesehatan ideal di Indonesia dengan segala kondisi yang sudah saya paparkan tadi, tapi sayangnya, kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia sangat besar sehingga banyak orang berlomba-lomba ingin menjadi tenaga kesehatan,dan kaget begitu mengetahui konsekuensi seperti yang saya sebutkan di atas.Jadi bila anda memutuskan ingin menjadi tenaga kesehatan, pastikan anda mampu menerima semua konsekuensi itu tanpa mengeluh.Semoga Indonesia bisa semakin baik di masa depan.


ps: this note is copied from http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2011/03/19/profesi-mulia/ Link

the writer is dr. Pikasa Retsyah Dipayana, whom is my friend's brother, visit his facebook

Posted by winda wahyuni at 10:07 PM 1 comments
Labels: curcol, koas

23 July 2011

mau jadi apa ya?

semalem iseng2 nemu kuis yang bisa nentuin kita cocok jadi dokter spesialis apa
naaaah, berhubung saya juga masih agak2 dilema nentuin pengen jadi dokter spesialis apa ntar, iseng lah saya ikut kuis itu
yang mau ikut kuisnya klik aja disini
yang bukan dokter juga boleh coba kok karena isi kuisnya sama sekali ga ada pertanyaan yang menyangkut medis,
pertanyaannya lebih ke arah kebiasaan dan sifat kita sehari2.
tiap soal semua pilihan jawabannya ada 5: strongly agree, agree, neutral, disagree, strongly disagree
hehe, mungkin dari sini yang punya kuis bisa cenderung mengarahkan kita lebih cocok jadi dokter apa
misalnya, pertanyaannya apakah kamu suka bekerja dalam waktu lama, kalo jawab strongly agree yang ada di bayangan saya adalah dokter bedah yang mau kerja seharian ngoperasi hehe

yang bikin gempor adalah pertanyaannya ada 130, fyuuh, so make sure kalo mau ikut kuisnya harus ada waktu luang kalo perlu siapin cemilan (ini ala saya hehe)
nah ini contoh pertanyaannya




daaaan, setelah 130 pertanyaan yang bikin gempor itu hasilnya adalah..jreng jreng


rheumatology? astaga itu cabang ilmu dari penyakit dalam yang mendiagnosis dan terapi tentang penyakit2 rheumatik, sendi dll..wahaha ga ngebayangin sama sekali, pasiennya kebanyakan lansia. i love taking care of elderly but really, i never imagine my future as a rheumatologist x)
trus, hematology, itu juga cabang ilmu penyakit dalam yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya, dan trust me, it's soooo difficult, seorang hematologist itu pinternya pooolll, dan ini jauh dari saya T_T
occupational med? i have no idea and really don't interested

tapi dari 10 besar ini ya, setelah saya liat2, no 1, 2, 5, 9, 10 itu semua adalah cabang ilmu penyakit dalam
so? apakah saya akan menjadi seorang internist aka dokter penyakit dalam
hmmm, we'll see aja deh, aminin aja deh, soalnya jujur sampai sekarang belom kepikiran jadi spesialis apa
yang jelas, bukan spesialis anak karena saya ga suka anak yang rewel ;p

ps: percaya deh, anak yang sakit itu rewel dan butuh kerja keras buat bikin mereka tenang
Posted by winda wahyuni at 1:16 PM 0 comments
Labels: koas, medical

14 July 2011

piten (P10)

it's only 3 days since we start our holiday, but
i just wanna say, i miss you all guys
ngumpulin oleh2 jadi satu ya pas masuk stase tht ntar ;)


kelp P 10 ( baca: piten aka kelp bunga matahari =p )
Posted by winda wahyuni at 10:02 PM 0 comments
Labels: koas

09 July 2011

new family

introducing my new family, P-10 group
almost 1,5 year and i really hate to think that koass is amost over, it's fun actually
oh i love this group




haha, atas-atas fotonya masih formal, pas makin kebawah udah keliatan banci nya =p
Posted by winda wahyuni at 1:26 PM 0 comments
Labels: koas
Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod